NhtWfPz58M7zQ3LTiasbXsSuTgl7LmPmXMtLy6Eg

Jenis Gangguan Mental Pada Remaja, Perlu Bunda Tahu?

Jenis Gangguan Mental Pada Remaja
Foto: Anthony Tran/Unsplash

Menjadi seorang remaja adalah saat-saat yang paling menyenangkan. Namun tidak jarang gangguan mental masa remaja membuat para Anak Baru Gede atau ABG merasakan terpuruk.

Bagi Anda para orang tua, harus mengetahui jenis-jenis gangguan mental yang menimpa ABG. Hal itu bertujuan agar dapat ditangani sebelum semuanya terlambat.

Jenis Gangguan Mental Masa Remaja

Ternyata gangguan-gangguan itu memiliki jenis yang beragam. Maka dari itu artikel ini akan menginformasikan jenis-jenis gangguan mental yang dapat menimpa mereka. Ini dia selengkapnya!

1. Anoreksia Nervosa

Apakah Anda memiliki anak yang baru menginjak remaja? Jika iya, Anda wajib mengetahui gangguan mental ini.

Biasanya, masa remaja adalah saat-saat mereka mulai tertarik dengan lawan jenis. Agar terlihat menarik, mereka akan mengubah penampilannya agar lawan jenis menjadi tertarik dengannya seperti melakukan diet.

Sayangnya, itu dapat menimbulkan gangguan mental masa remaja. Itulah namanya Anoreksia Nervosa.

Demi menjaga postur yang ideal, tak jarang para remaja merasa takut jika mengalami kenaikan berat badan. Maka dari itu ia pun menjalankan diet ketat dengan mengatur porsi makan yang sangat minim.

Persepsi terhadap berat badan yang salah menjadikan mereka merasa bangga jika telah memiliki badan yang kurus namun tidak baik untuk kesehatan.

2. Anxiety

Gangguan mental pada remaja ini lebih banyak menimpa para ABG. Bahkan gangguan mental ini karena berbagai faktor. Meskipun gangguan ini bisa terjadi karena lingkungan sosial, namun kecemasan tersebut dapat menimbulkan hasrat untuk melakukan bunuh diri.

Bahkan lingkungan bermain mereka dapat menyebabkan gangguan kecemasan. Dengan demikian para remaja akan kesusahan dalam bersosialisasi sehingga ia akan memilih untuk berdiam diri di rumah dan takut untuk mengenal lingkungan yang baru.

Kecenderungan mengisolasi diri dari interaksi sosial dengan lingkungan mengakibatkan remaja kehilangan kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang menyenangkan dalam hidupnya. Ujungnya, remaja akan mengalami isolasi sosial, salah satu gejala depresi.

3. Serangan Kecemasan

Panic disorder adalah salah satu gangguan mental masa remaja. Ciri-cirinya adalah mereka akan merasakan sesak nafas dan mengeluarkan keringat. Hal itu karena remaja tersebut mengalami ketakutan yang berlebihan saat sedang berinteraksi dengan orang lain.

Gangguan mental masa remaja ini harus segera dilakukan pengobatan. Sering kali, pengobatan untuk menangani kasus ini adalah berupa terapi. Dengan metode tersebut, mereka akan mendapatkan pelatihan berupa keterampilan yang dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.

4. Gangguan Mental Emosi Pada Remaja

Gangguan mental masa remaja ini adalah Oppositional Defiant Disorder atau ODD. Faktanya, sebanyak 16% anak-anak yang menginjak remaja akan mengalami gangguan ODD.

Munculnya gangguan ini karena para remaja tidak dapat mengontrol emosinya. Oleh karena itu, umumnya remaja tersebut adalah mereka yang baru menginjak masa pubertas.

Emosi yang tidak dapat terkontrol tersebut menjadikan mereka selalu melakukan pemberontakan seperti membentak bahkan hingga melukai dirinya sendiri. Ternyata faktor keturunan dan lingkungan adalah penyebab remaja mengalami gangguan ini.

Meskipun sering menimpa anak-anak baru pubertas, namun ODD dapat berlangsung hingga mereka dewasa. Maka dari itu perlu beberapa pengobatan untuk mengurangi gangguan mental masa pubertas ini. Selain melalui terapi, Anda dapat mengikuti pelatihan manajemen sebagai orang tua untuk membantu mengontrol perilaku anak-anak yang baru menginjak remaja.

Pentingnya Orang Tua dalam Mengatasi Gangguan Mental Pada Masa Remaja

Setiap anak akan mengalami masa-masa remaja. Bahkan jenis-jenis gangguan mental tersebut sangat mungkin menimpa anak Anda.

Anda dan semua orang tua seluruh dunia pasti menginginkan anaknya yang tumbuh dewasa tanpa adanya gangguan mental. Maka dari itu sebagai orang tua, Anda harus menyiapkan mental yang kuat dalam menghadapi situasi tersebut.

Dengan demikian keterlibatan Anda sebagai orang tua adalah wajib demi pertumbuhan anak yang sehat. Maka dari itu buat mereka senyaman mungkin untuk dapat mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan mental masa remaja.

Related Posts

Posting Komentar