NhtWfPz58M7zQ3LTiasbXsSuTgl7LmPmXMtLy6Eg

Alasan Kecerdasan Emosional Meningkatkan Kinerja Karyawan

Kecerdasan emosional karyawan

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda, keinginan dan kebutuhan yang berbeda, dan cara yang berbeda untuk menunjukkan emosinya.Tidak terkecuali pada pribadi karyawan sebuah perusahaan.

Disinilah kecerdasan emosional menjadi penting, bagaimana agar perbedaan-perbedaan itu tidak menjadi konflik, dan tidak menjadi penghambat bagi kemajuan atau kesuksesan seseorang. Juga kemajuan perusahaan.

Dari hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal.polban.ac.id tentang “Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan” menunjukkan hasil: 59,9% kecerdasan emosional berkontribusi pada kinerja karyawan, sisanya 40,1% dipengaruhi faktor yang lain.

Penelitian tersebut mengkonfirmasi pentingnya kecerdasan emosional karyawan di tempat kerja untuk menunjang kinerja karyawan dan perusahaan dimana mereka bekerja.

Ciri Karyawan dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang mengenali emosi diri sendiri, memahami apa yang orang lain sampaikan, dan menyadari betapa emosi tersebut mempengaruhi orang-orang disekitarnya.

Kecerdasan emosional juga melibatkan persepsi seseorang tentang orang lain. Ketika ia memahami bagaimana perasaan orang lain, ini memungkinkan seseorang untuk dapat mengelola hubungan dengan orang lain menjadi lebih efektif.

Oleh karena itulah, kecerdasan emosional karyawan yang tinggi memiliki ciri dan karakteristik sebagai berikut:

1. Memiliki kesadaran diri yang tinggi

Orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi biasanya sangat sadar diri. Mereka memahami emosi mereka, dan karena itu, mereka tidak membiarkan perasaan mereka memerintah mereka.

Mereka percaya diri, karena mereka mempercayai intuisi mereka dan tidak membiarkan emosi mereka berada diluar kontrol mereka.

Mereka secara jujur melihat diri mereka sendiri, tahu kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya, dan mereka bekerja pada area tersebut sehingga mereka mendapatkan hasil yang optimal.

2. Mampu mengendalikan emosi dan dorongan hati

Orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi mampu mengendalikan emosinya, dan tidak serta merta mengikuti dorongan hati dalam bertindak (impulsive).

Mereka tidak membiarkan diri mereka menjadi terlalu marah. Mereka berfikir secara rasional dan sesuai dengan fakta sebelum bertindak, sehingga mereka terhindar dari tindakan-tindakan dan/atau keputusan-keputusan yang ceroboh, yang dapat merugikan dirinya sendiri dan/atau orang lain.

3. Memiliki motivasi yang tinggi

Kecerdasan emosional karyawan ditunjukkan dengan motivasi yang tinggi, produktif, menyukai tantangan, sangat efektif dalam melakukan suatu pekerjaan.

Mereka tidak berfikir hanya untuk kepentingan jangka pendek, mereka memiliki pemikiran jauh ke depan, untuk jangka panjang. Mereka bersedia untuk menunda hasil instan/langsung untuk suatu tujuan sukses jangka panjang.

4. Memiliki Empati

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi dan memahami keinginan, kebutuhan, dan sudut pandang orang lain yang berada disekitarnya.

Orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi memiliki sikap empati yang baik, mereka mampu mengenali perasaan orang lain, bahkan ketika perasaan itu mungkin tidak diperlihatkan secara jelas.

Mereka sangat baik dalam mengelola hubungan, mendengarkan, dan berhubungan dengan orang lain.

Mereka menghindari stereotip, dan menghindari menilai seseorang atau suatu peristiwa terlalu cepat tanpa melihat fakta-fakta sesungguhnya, dan mereka menjalani kehidupan mereka dengan cara yang sangat terbuka dan jujur.

5. Memiliki keterampilan sosial

Orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi mudah diajak bicara, dan mampu bekerja dalam tim (team work).

Mereka tidak terlalu mementingkan diri sendiri, mereka lebih memprioritaskan kepentingan tim, sehingga mereka-mereka inilah yang selalu diinginkan orang untuk bergabung ke dalam timnya.

Mereka ringan tangan dalam membantu orang lain. Sangat baik dalam berkomunikasi. Mampu meredam dan menyelesaikan konflik dengan baik tanpa melukai perasaan orang lain. Dan, mampu membangun dan mempertahankan hubungan dengan orang lain.

Karakteristik-karakteristik inilah yang menjadi kunci kesuksesan seseorang. Ini telah dibuktikan dari hasil penelitian Daniel Goleman (2000:46) yang menunjukkan bahwa, IQ hanya menyumbang 20% dari kesuksesan seseorang, 80% dari faktor kecerdasan emosional.

Mengapa? Ini karena orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi adalah orang-orang yang memiliki motivasi tinggi, produktif, dan bisa bekerja dalam tim, untuk kepentingan tim. Inilah ciri utama kecerdasan emosional karyawan.

Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional Karyawan

Berbeda dengan IQ (kecerdasan intelektual) yang merupakan faktor bawaan atau keturunan, kecerdasan emosional (EQ) dapat dipelajari dan dikembangkan.

Berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda sebagai karyawan untuk belajar dan meningkatkan kecerdasan emosional di tempat kerja Anda.

1. Perhatikan bagaimana Anda bereaksi terhadap orang lain

Apakah Anda terburu-buru menghakimi seseorang sebelum Anda tahu semua fakta? Apakah Anda stereotip? Lihatlah dengan jujur bagaimana Anda berpikir dan berinteraksi dengan orang lain.

Cobalah untuk menempatkan diri Anda pada posisi mereka, ini akan membantu Anda mengembangkan empati Anda terhadap orang lain. Bersikaplah terbuka menerima perspektif orang lain.

2. Lihatlah lingkungan kerja Anda

Apakah Anda mencari perhatian untuk prestasi Anda? Apakah Anda bekerja atas dasar semata-mata demi uang? Cobalah untuk jujur, rendah hati, dan ikhlas dalam bekerja. Bekerjalah karena ibadah, dan untuk membantu orang lain.

Uang, jabatan, dan karir akan datang dengan sendirinya ketika Anda mampu menunjukkan prestasi Anda dengan integritas yang tinggi, kejujuran, kerendahan hati, dan keikhlasan Anda dalam bekerja.

3. Lakukan evaluasi diri

Apa kelemahan Anda? Apakah Anda bisa dan bersedia menerima bahwa Anda tidak sempurna? Milikilah keberanian untuk melihat diri sendiri secara jujur, terbuka terhadap penilaian orang lain terhadap diri Anda.

Ini akan membantu Anda untuk tidak cepat berpuas diri, dan mendorong Anda untuk terus berusaha dan belajar.

4. Perhatikan bagaimana Anda bereaksi terhadap situasi stres

Apakah Anda menjadi mudah marah setiap kali ada penundaan atau sesuatu menjadi seperti yang Anda tidak inginkan? Apakah Anda menyalahkan orang lain atau menjadi marah pada mereka, bahkan ketika itu nyata-nyata bukan kesalahan mereka?

Kemampuan untuk tetap tenang dan terkendali dalam situasi sulit merupakan salah satu ciri kecerdasan emosional Karyawan.

Jaga emosi Anda tetap di bawah kendali bila ada sesuatu yang salah, sehingga Anda dapat berfikir secara tenang dan rasional. Jangan biarkan amarah mengendalikan Anda, karena amarah akan dapat merusak apapun yang selama ini sudah anda bangun.

5. Bertanggungjawablah atas tindakan Anda

Jika Anda membuat kesalahan, atau menyakiti perasaan seseorang, minta maaflah segera secara langsung, jangan ditunda-tunda. Karena orang akan lebih mudah memaafkan manakala kita langsung meminta maaf ketika kita membuat kesalahan.

Jika kita menunda-nunda meminta maaf, maka kesalahan yang kita buat akan meninggalkan bekas yang mungkin akan lama sembuhnya. Ini akan sangat mengganggu hubungan yang kita jalin.

6. Perhatikan bagaimana tindakan Anda akan mempengaruhi orang lain sebelum Anda mengambil tindakan tersebut

Jika keputusan yang Anda buat akan mempengaruhi orang lain, tempatkan diri Anda pada posisi mereka. Bagaimana reaksi dan perasaan Anda ketika keputusan itu menimpa Anda? Apakah reaksi dan perasaan itu yang Anda harapkan?

Jika Anda memang harus mengambil tindakan tersebut, usahakan tindakan itu tidak melukai perasaan mereka, meskipun itu sebuah keputusan yang menyakitkan bagi mereka. Berikan solusi atas keputusan Anda, sehingga mereka dapat menerima keputusan Anda dengan lapang dada, tanpa merasa sakit hati atau diperlakukan semena-mena.

Penutup

Kinerja perusahaan ditentukan oleh kinerja karyawan. Merekalah yang bekerja. Pimpinan adalah derigen yang mengkoordinasikan kerja mereka, yang memastikan pekerjaan mereka sesuai dengan target perusahaan.

Kecerdasan emosional karyawan menjadi penting ketika berhubungan dengan target perusahaan.

Karyawan dengan kecerdasan emosional yang tinggi di tempat kerja memiliki motivasi yang kuat, produktivitas tinggi, dan sangat cakap ketika harus bekerja dalam tim. Ini bisa menjadi jaminan perusahaan dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Related Posts

Posting Komentar